Jumat, 06 Januari 2012

Mobil Esemka - Mobil Nasional Pertama Yang Menjadi Mobil Dinas

Siapa yang belum pernah mendengar Kiat Esemka? Hemm, sepertinya seluruh masyarakat Indonesia sudah tahu semua ya? Mobil nasional yang baru baru ini melejit berkat aksi walikota Solo yang langsung menjadikannya sebagai mobil dinas ini memang sangat membanggakan. Bagaimana tidak, mobil ini jika di compare dengan mobil China sekalipun, masih tetap unggul.




Mesin mobil Kiat Esemka didesain untuk masyarakat Indonesia yang lebih mendambakan mobil irit. Karena itulah Esemka hanya dijebloskan mesin dengan kapasitas silinder 1500 cc. mesin ini sanggup menghembuskan 105 HP pada tekanan RPM 5.500. sayang, mesinnya didesain untuk “minum premium”. Padahal, pemerintah melalui Pertamina berusaha mendidik masyarakat untuk menggunakan Pertamax.





Mobil yang diklaim sebagai SUV berkapasitas 7 penumpang ini memiliki beragam fitur untuk kenyamanan pengemudi dan penumpangnya. Sebut saja power steering dan sensor parking yang sudah tersemat sebagai fitur standard. Untuk faktor pendukung seperti audio juga sudah tersedia. Namun untuk factor keselamatan sepertinya masih harus lebih dipikirkan. Karena hanya ada seat belt yang melindungi dari kondisi terburuk.




Untuk desain, mobil ini dari depan sepintas mirip dengan mobil Nissan X-Trail, sedangkan lampu, seperti diambil dari mobil CR-V. Dan untuk bagian belakang, mirip dengan Kijang Innova. Sebuah gabungan yang cukup unik, mengingat kesemuanya merupakan mobil dari 3 ATPM yang berbeda. Secara keseluruhan, meski mobil ini memiliki kesan sporty elegant, namun masih berkesan kaku dan polosan.

Lantas bagaimana pendapat orang orang yang sudah mecobanya? Jokowi, sang walikota yang juga brand ambassador Kiat Esemka mengatakan melalui akun twitternya bahwa ia cukup puas "Catnya alus mulus, interiornya cantik, mesin suaranya halus, ac nya dingin, bensin irit krn 1500 cc, desain mobil bagus..." ungkapnya





Hal senada juga dilontarkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Juru Bicara Kepresidenan Julian Adri Pasha yang dikutip dari Metrotvnews.com "Ini patut diapresiasi. Presiden tidak melarang mobil itu digunakan sebagai mobil dinas,"  ujarnya.

Namun komentar pedas pun dilayangkan oleh beberapa orang. Sebut saja Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo yang justru mengatakan Jokowi terlalu sembrono "Bangga itu boleh. Bangga bahwa anak-anak kita bisa berkarya luar biasa. Tapi kebanggaan itu yang terukur dong. Lha ini belum apa-apa, teruji saja belum kok sudah ada yang berani pasang pelat nomor (untuk kendaraan dinas -red). Sembrono itu namanya. Kalau nanti sampai nabrak kebo gimana. Tidak usah cari muka lah," sergah Bibit seperti yang dikutip di oto.detik.com.


Demikian juga Ketua DPR Marzuki Alie di oto.detik.com yang mengatakan mobil Esemka banyak dempulnya "Beratnya luar biasa. Dempulannya kiloan. Puluhan kilo," ujar Marzuki di Balai Kota Solo, Rabu (4/1/2012).

Meski demikian, Direktur Pembinaan SMK Joko Sutrisno mengatakan kepada Bisnis Indonesia bahwa Pemesanan Mobil telah mencapai 2000 unit "Pembuatan mobil Esemka libatkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di 33 titik dan jumlah pesanan dalam hitungan hari sudah mencapai 2000 unit" ujarnya.

Soal harga, Esemka di hargai Rp. 95 juta (off the road) untuk on the roadnya diperkirakan mencapai Rp 120 jutaan. Cukup terjangkau bukan? Berminat untuk ikut memesan juga? 

Teks/ foto : AH/ Berbagai sumber

Hubungan Statis

harusnya hari ini menyenangkan. bos gak ada, kantor sepi, internet cepat dan gw gak ada liputan. nulis rasanya ngalir aja gt..jauh lebih mudah... tapi kesempurnaan itu berubah menjadi membingungkan bila pacar lo tanpa tedeng aling aling minta break...



terkadang hubungan yang lo kira baik baik saja, sebenarnya bukanlah keadaan yang sebenarnya. bisa saja itu adalah sebuah fatamorgona kesempurnaan dimana keadaan yang tidak ada masalah, adalah masalahnya. hubungan yang statis menjadi momok menakutkan yang menjadikan sebuah hubungan menjadi renggang.

dulu gw pacaran kerjaannya tiap hari berantem, tiap malem minggu diselingkuhin dan tiap bulan dia minta putus. saat itu gw berharap memiliki pasangan yang lebih baik. jauh lebih baik dan dapat mengerti gw, nerima gw apa adanya gw. Alhamdulillah gw nemuin dan mendapatkannya. yup, Allah mengabulkan doa gw Alhamdulillah. sungguh Allah baiiiiik bgt ma gw.

Allah baik ma gw, dan gw mensyukurinya. gw menyukuri nikmat-Nya, dan gw mensyukuri dia. tapi sayangnya, pemikiran yang sama, pandangan yang sama, justru membuat sebuah hubungan yang statis bagi salah satu maupun kedua belah pihak pasangan. inilah yang menjadi permasalahannya.

hubungan statis sebenarnya memang mengerikan. statis, lantas menjadi membosankan dan akhirnya bosan, dan kemudian putus. masalah ini harusnya, secara teori, bisa diselesaikan dengan cara bicara dan memperbaiki hubungan. bukan dengan putus. pertanyaannya "APA YANG DIPERBAIKI?"

well gw juga gak tau...klo gw tau, maka gw pasti langsung akan lakukan. yang gw tahu, gw sayang ma cewek gw...sayang bgt...

Foto: berbagai sumber